Teknologi Informasi dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat

Adopsi Teknologi Informasi telah mengalami peningkatan yang sangat pesat dalam berbagai dimensi kehidupan manusia. Salah satu dimensi kehidupan manusia yang banyak di bahas di berbagai forum baik formal dan nonformal baik skala Nasional maupun Internasional adalah yang berkaitan dengan dimensi pelayanan kesehatan masyarakat (Public Health Care). Teknologi Informasi Kesehatan yang di adopsi lalu diimplementasikan dalam pelayanan kesehatan mengalami perkembangan sangat pesat di sarana pelayanan kesehatan terutama Rumah Sakit, Klinik dan Puskesmas.

Adopsi teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan tersebut seperti adopsi Rekam Medis Elektronik, Telemedis, Simpus Online, Peresepan Elektronik (Computerized Physician Order Entry/CPOE), Sistem Informasi Rumah Sakit, Sistem Logistik, Sistem Antrian Pasien dan sebagainya.

Selanjutnya, sebelum kita lebih jauh membahas implementasi Teknologi Informasi Kesehatan (HIT) ada baiknya kita melihat sejenak definisi HIT menurut (ARRA Act, 2009):

“‘Health Information Technology means hardware, software, integrated technologies or related licenses, intellectual property, upgrades, or packaged solutions sold as services that are designed for or support the use by health care entities or patients for the electronic creation, maintenance, access, or exchange of health information”[“Teknologi Informasi Kesehatan merupakan keterpaduan antara dimensi teknologi piranti keras, piranti lunak, atau yang berkaitan dengan lisensi, kekayaan intelektual (HAKI), upgrade, atau solusi kemas dipasarkan sebagai layanan yang dirancang untuk mendukung penggunaannya pada entitas layanan kesehatan atau pasien untuk menghasilkan layanan elektronik, pemeliharaan, akses, atau pertukaran informasi kesehatan”].

Ditambahkan pula bahwa, Teknologi Informasi Kesehatan menawarkan kerangka yang menguraikan Manajemen secara komprehensif informasi kesehatan dan pertukaran aman antara konsumen, penyedia layanan, Pemerintah dan entitas mutu dan asuransi. Teknologi Informasi Kesehatan (HIT) secara umum semakin dipandang sebagai alat yang yang paling menjanjikan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara umum, keamanan, dan efisiensi sistem pelayanan kesehatan (Chaudhry et al., 2006).

Keluasan dan kekonsistenan Teknologi Informasi ada enam (6) manfaat utama, sebagai berikut:
1. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan (Improve health care quality);
2. Mencegah kesalahan medis (Prevent medical errors).

Suatu Studi Kasus yang dilakukan oleh Ahmad et al., (2002) mengenai keberhasilan penerapan peresepan elektronik (CPOE) di RS Ohio, USA. Hasil penelitiannya merekomendasikan bahwa dukungan eksekutif secara terus menerus dapat meningkatkan pemberdayaan dokter, penerapan tim yang efektif, antar muka yang mudah digunakan, dukungan kepada pengguna secara berkelanjutan, rentang tatanan organisasi, eliminasi proses penataan manual sehingga berkontribusi pada keberhasilan penerapan peresepan elektronik.
1.Mengurangi Biaya pelayanan kesehatan (Reduce health care costs)
2.Meningkatkan efisiensi administratif (Increase administrative efficiencies)
3.Mengurangi penggunaan kertas (Decrease paperwork)
4. Memperluas akses pada pelayanan kesehatan yang terjangkau (Expand access to affordable care).

Ditambahkan pula, menurut Chaudry et al., 2006) bahwa pelayanan kesehatan aspek yang juga tidak kalah penting adalah Interoperabilitas Teknologi Informasi. Interoperabiitas Teknologi Informasi tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan individual pasien, tetapi juga membawa banyak manfaat kesehatan masyarakat termasuk:

1) Deteksi dini wabah penyakit menular di seluruh negeri (Early detection of infectious disease outbreaks around the country);

2) Peningkatan pelacakan manajemen penyakit kronis (Improved tracking of chronic disease management); dan

3) Evaluasi Pelayanan Kesehatan berdasarkan nilai melalui pengumpulan de-indetifikasi harga dan mutu informasi yang dapat dibandingkan (Evaluation of health care based on value enabled by the collection of de-identified price and quality information that can be compared).

Sumber : http://naufalmti.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s